DESA SEHAT IKLIM

Desa sehat iklim adalah program Kementerian Kesehatan yang berfokus pada aksi adaptasi masyarakat tingkat tapak (desa/kelurahan) untuk melindungi kesehatan dari ancaman penyakit sensitif iklim seperti Demam Berdarah (DBD), diare, dan malaria. Program ini menekankan kemandirian warga dalam mengelola lingkungan. Pendekatan ini merupakan bagian dari program Sustainable Development Goals (SDGs) yang bertujuan untuk menciptakan desa yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Di Indonesia, program ini disebut dengan SDGs Desa. Salah satunya adalah mengintegrasikan kesehatan dengan adaptasi perubahan iklim kata Suparmanto,  Sanitarian Dinas Kesehatan Kulon Progo dalam acara “sosialisasi pemberdayaan kader untuk implementasi Desa/Kelurahan Sehat Iklim” di Keluarahan Giripeni Wates 3 Juni 2026. Desa Sehat Iklim bertujuan membangun ketahanan masyarakat desa dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Desa sehat dan ramah iklim juga memiliki sistem kesehatan yang baik, lingkungan yang bersih, dan masyarakat yang peduli

Manfaat yang bisa diperoleh dari penerapan program desa/keluarahan  sehat iklim, antara lain:

  • Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mengurangi angka kesakitan dan kematian
  • Meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi polusi dan kerusakan lingkungan
  • Meningkatkan kapasitas masyarakat untuk beradaptasi dengan perubahan iklim, mengurangi risiko bencana dan dampak negatif perubahan iklim
  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, menciptakan desa yang lebih sehat, bersih, dan nyaman

Ruang lingkung DEKSI :

  1. Penyakit sensitif iklim seperti dengue, malaria, diare dan ISPA (pneumonia), TBC, Malnutrisi  dan lain-lain
  2. Aksi adaptasi yang mampu dilaksanakan dimasyarakat dengan kearifan lokal.

Syarat untuk menjadi Desa/Kelurahan sehat Iklim adalah Desa/kelurahan yang memiliki Tim Kerja Masyarakat (TKM), Rencana Kerja Masyarakat (RKM) Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Bidang Kesehatan dan Intervensi KIE/perilaku/sarana

Dalam pelaksanaan DEKSI dapat diintegrasikan dengan kegiatan-kegiatan iklim dan kesehatan

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut Kamituwo Kalurahan Giripeni , Ikarina Crisjanie Tenaga Sanitasi Lingkungan dan Eni Padmiyati, Surveilans UPT Puskesmas Wates, peserta sepakat kegiatan sosialisasi perlu ditindaklanjuti dengan mengundang tokoh masyarakat dan fasilitator yang kompeten untuk mewujudkan Giripeni sebagai Desa/Kalurahan Sehat Iklim.